alat bantu verivikasi 2

 

ALAT BANTU VERIFIKASI

Alat Bantu verifikasi yakni alat yang sanggup digunakan oleh penjual ataupun kasir untuk menyidik alat pembayaran baik berupa uang chartal (kertas) maupun kartu kredit yang digunakan oleh pembeli orisinil atau tidak. Selain menggunakan alat bantu verifikasi seorang penjual ataupun kasir harus juga sanggup membedakan alat pembayaran yang orisinil dan yang palsu secara manual. Secara garis besar jenis alat bantu verifikasi yang sanggup digunakan untuk alat pembayaran dikelompokkan menjadi dua, antara lain yaitu:

a)      Alat Bantu Verifikasi untuk Uang Kertas
Alat bantu verifikasi untuk uang kertas yakni alat yang sanggup digunakan oleh penjual ataupun kasir untuk menyidik apakah uang kertas yang digunakan oleh pembeli orisinil atau tidak.

b)      Alat Bantu Verifikasi untuk Kartu Kredit
Alat bantu verifikasi untuk Kartu Krediat yakni alat yang sanggup digunakan oleh penjual ataupun kasir untuk menyidik apakah kartu kredit yang digunakan oleh pembeli orisinil atau tidak.

1.      Alat Bantu Verifikasi dan Validasi Uang Tunai

Dengan peredaran uang palsu yang jumlahnya semakin banyak, dibutuhkan adanya sebuah alat pendeteksi uang yang sanggup berfungsi untuk mendeteksi uang supaya sanggup diketahui apakah uang yang bersangkutan orisinil atau palsu. Pendeteksian uang sanggup dilakukan secara manual (vision) dan otomatis (alat ukur atau menggunakan mesin). Cara-cara pendeteksian uang kertas yang banyak dilakukan pada dikala ini ialah dengan secara manual menggunakan sinar ultra violet, cara ini relatif lambat, subjektif, serta tergantung kondisi.

Dikatakan lambat yakni alasannya yakni uang harus selalu diperiksa satu per satu di bawah paparan sinar ultra violet. Uang yang dideteksi secara manual juga bersifat subjektif, ibarat misalkan uang yang sama diperlihatkan kepada dua orang yang berbeda untuk diperiksa, sangatlah mungkin si A menyampaikan bahwa uang tersebut yakni asli, sementara si B menyampaikan bahwa uang tersebut yakni palsu, sehingga kedua orang tersebut mempunyai perbedaan pendapat mengenai uang tersebut. Apabila uang dideteksi dengan menggunakan beberapa mesin (secara otomatis), maka otomatis akan bersifat objektif alasannya yakni mesin niscaya akan menunjukkan hasil pendeteksian yang sama terhadap seluruh uang tersebut. Lalu pendeteksiannya tergantung kondisi yakni alasannya yakni misalnya, warna uang yang diamati pada malam dan siang hari mempunyai perbedaan alasannya yakni efek cahaya.

Mesin Detektor Uang (money detector) yang digunakan untuk mendeteksi uang palsu sanggup dibedakan menurut sistem pendeteksiannya.

a.      Macam-Macam Bentuk Money Detector


Alat Bantu verifikasi yakni alat yang sanggup digunakan oleh penjual ataupun kasir untuk mem ALAT BANTU VERIFIKASI

Alat Bantu verifikasi yakni alat yang sanggup digunakan oleh penjual ataupun kasir untuk mem ALAT BANTU VERIFIKASI


b.      Cara Menggunakan Money Detector

Untuk alat deteksi yang berbentuk senter dan sejenisnya:

Alat Bantu verifikasi yakni alat yang sanggup digunakan oleh penjual ataupun kasir untuk mem ALAT BANTU VERIFIKASI

a)      Nyalakan lampu pada alat tersebut
b)      Letakan sinar lampu diatas uang, sehingga nantu akan terlihat gejala ibarat yang lazim terdapat pada uang asli. (terlihat tanda air, terlihat gambar satria sesuai dengan besarnya serpihan uang tersebut, terdapat goresan pena dan benang pengaman, dsb). Apabila tidak terdapat gejala tersebut maka uang yang digunakan tersebut yakni uang palsu.

c.       Pena iTeki Hidden Camera Detector

Pena ini sanggup mendeteksi signal wireless dalam jarak kurang lebih 100 M dan kisaran frekuensi 3000Mhz. Ketika pena ini mendeteksi sebuah signal wireless, maka ujungnya akan berkedip sesuai dengan kekuatan signal wireless tersebut. Selain menggunakan tekhnologi RF untuk mendeteksi signal wireless, pena iTeki ini juga menggunakan teknologi deteksi UV. Dengan kata lain, pena iTeki ini juga sanggup berfungsi sebagai alat pemeriksa uang palsu.

d.      Untuk Alat yang Berbentuk Mesin Khusus

Mesin ini didesain untuk mendeteksi jenis mata uang yang pengamanannya dilakukan dengan sistem utama UV (Ultraviolet). Sistem pendeteksian V50 dengan sistem UV dilakukan dengan visual, kita akan sanggup melihat dengan terperinci perbedaan antara uang palsu dan orisinil dengan mesin ini.

Alat Bantu verifikasi yakni alat yang sanggup digunakan oleh penjual ataupun kasir untuk mem ALAT BANTU VERIFIKASI

Cara pengoprasian mesin ini yaitu sebagai berikut:
a)      Nyalakan mesin hingga lampu ultra violet menyala
b)      Letakan uang dibawah sinar lampu, hingga terlihat gejala ibarat yang lazim ada pada uang asli. (terdapat goresan pena dan benang pengaman, terlihat tanda air, tertlihat gambar satria sesuai dengan besarnya serpihan uang tersebut).
c)      Apabila tidak terdapat tanda tersebut maka uang yang digunakan sebagai alat pembayaran tersebut yakni palsu.

2.      Pemeriksaan Uang Kertas atau Validasi Secara Manual

Uang palsu merupakan uang yang dicetak atau dibentuk oleh perseorangan maupun perkumpulan atau sindikat tertentu dengan tujuan uang palsu hasil cetakannya tersebut sanggup berlaku sesuai nilai dengan sebagaimana mestinya. Untuk mendeteksi, mengidentifikasi, serta melihat perbedaan antara uang yang orisinil dengan uang yang palsu dibutuhkan teknik analisis yang cukup sederhana dan sanggup dilakukan siapa saja dengan mudah. Langkah-langkah ini dikenal dengan 3D yaitu dilihat, diraba, dan diterawang. Cara 3D tersebut ialah sebagai berikut:

a.       Dilihat

Lihatlah baik-baik uang yang anda miliki, apakah warnanya pudar, pucat, luntur, patah-patah, kusam, atau duduk masalah lainnya. Pastikan uang yang anda periksa tersebut mempunyai warna, corak dan gambar yang baik serta mempunyai gejala uang orisinil ibarat contohnya tanda air yang menggambarkan pahlawan-pahlawan nasional, materi kertas, dan benang tali pengaman yang ada dalam uang tersebut. Uang-uang serpihan besar biasanya mempunyai tanda keaslian lain ibarat corak gambar dengan warna yang mencolok dan sulit untuk ditiru oleh penjahat.

b.      Diraba

Usaplah atau raba uang tersebut apakah uang tersebut terasa garang atau lembut. Uang yang orisinil umumnya agak kaku dan tebal materi kertasnya. Selain itu pada angka atau gambar uang tersebut biasanya sengaja dicetak agak menonjol dan akan terasa apabila diusap-usap, rabalah uang yang anda miliki apakah orisinil atau palsu.

c.       Diterawang

Langkah yang terakhir dari 3D ialah menerawang uang yang akan diperiksa keasliannya ke sumber cahaya yang besar lengan berkuasa ibarat matahari dan lampu. Ketika diterawang lihatlah bab tali pengaman dan tanda mata air pada uang tersebut apakah dalam kondisi baik atau tidak.

3.      Alat Validasi Kartu Kredit

Untuk menghindari resiko dikala membawa uang tunai pada dikala bepergian, kini ini orang banyak yang menggunakan kartu kredit (credit card) dan kartu debit untuk menuntaskan transaksi atau menuntaskan pembayarannya. Kartu debet merupakan kartu yang dananya berasal dari pemilik kartu itu sendiri berupa simpanan di bank, sementara kartu kredit dananya berasal dari donasi Bank, pengguna kartu kredit harus membayar dana yang sudah digunakannya kepada bank. Adapun cara pembayarannya kepada bank sanggup dilakukan dengan:
a.       Secara langsung
b.      Transfer antar bank

Untuk sanggup mendapatkan pembayaran transaksi dengan kartu kredit, suatu toko harus mempunyai korelasi atau kolaborasi dengan bank yang menerbitkan kartu kredit tersebut, dengan begitu akan memudahkan pihak toko untuk mendebit jumlah atau saldo uang pelanggan di bank sebanyak uang yang dibelanjakannya di toko tersebut.

Saat ini dengan adanya kecanggihan dalam bidang teknologi kartu kredit pun ada yang sanggup dipalsukan, untuk itu seorang kasir harus mempunyai pengetahuan serta keterampilan supaya sanggup membedakan kartu kredit yang orisinil dengan yang palsu.

Berikut ini cara menggunakan alat validasi kartu debit untuk membedakan orisinil atau palsu:
a)      Nyalakan lampu
b)      Letakan kartu kredit dibawah sinar lampu, sehingga terlihat tanda ataupun logo yang dikeluarkan oleh bank yang menerbitkan kartu kredit tersebut.
c)      Apabila tidak terdapat tanda ataupun logo tersebut maka kartu kredit yang digunakan sebagai alat pembayaran tersebut yakni palsu.

Komentar